Category Archives: Aqidah

“Valentines Day” Dalam Tinjauan Syar’i

Di antara kematian seseorang yang diperingati secara massal oleh begitu banyak orang adalah kematian St. Valentine yang diyakini terjadi pada tanggal 14 Februari. Ia dihukum mati karena menentang Kaisar yang melarang pernikahan di kalangan pemuda. Hari kematiannya itu kemudian diperingati sebagai Valentines day (hari valentine), suatu hari di mana orang-orang menyatakan rasa cinta dan kasih sayang kepada orang-orang yang diinginkannya. Di hari itu ada yang menyatakan perasaan kasih sayangnya kepada teman, guru, orang tua, kakak atau adik, dan yang paling banyak ditemui adalah mereka yang menyatakan cintanya kepada pasangan atau kekasihnya. Di hari itu pula, para lelaki atau perempuan yang ingin menyatakan cintanya mengirimkan kartu atau hadiah berupa cokelat atau kado kepada orang yang dituju dengan kalimat ”Be My Valentine” (Jadilah Valentine-ku) atau sama artinya ”Jadilah kekasihku”. Benarkah yang demikian itu semua merupakan kebaikan?

Baca selanjutnya…

Advertisements

Hanya Allah Yang Mengetahui Ilmu Ghoib

Tidak sedikit kita jumpai orang-orang yang mengaku tahu urusan (ilmu) ghoib di zaman kita sekarang ini, disamping marak dan merebaknya praktek-praktek kesyirikan yang dilakukan oleh umat. Sungguh membuat miris dan sedih hati ini melihatnya. Apalagi, klaim (pengakuan) ini mereka jadikan sebagai profesi dan ladang bisnis untuk menipu dan memakan harta manusia dengan cara yang batil. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Oleh sebab inilah, penulis ingin menyampaikan masalah ini menurut pandangan Islam agar kita tidak tertipu dan tidak melangkah tanpa dalil. Semoga Allah senantiasa memberi petunjuk kepada kita semua.

Pengertian Ghoib
Berkata ar-Roghib al-Asfahani: “(Ghoib adalah) sesuatu yang tidak dapat dijangkau oleh indera dan akal manusia, tetapi hanya diketahui berdasarkan wahyu yang diturunkan kepada para utusan-Nya.” Mufrodat li Alfazh al-Quran: 617

Baca selanjutnya…

Istighfar dan Taubat, Sebab Diturunkannya Rizki

Hakikat Istighfar dan Taubat

Sebagian orang menyangka, bahwa istighfar dan taubat hanyalah dengan lisan semata. Sebagian mereka mengucapkan: (Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepadaNya). Tetapi kalimat-kalimat tersebut tidak membekas di dalam hati, juga tidak berpengaruh dalam perbuatan anggota badan.

Imam An-Nawawi menjelaskan: “Para ulama berkata, ‘Bertaubat dari setiap dosa hukumnya wajib. Jika maksiat (dosa) itu antara hamba dengan Allah, maka syaratnya ada tiga:

Pertama, menjauhi maksiat tersebut.

Kedua, menyesali perbuatan (maksiat) nya.

Ketiga, berkeinginan dengan tekad yang kuat untuk tidak mengulanginya lagi.

Baca selanjutnya…

Bentengi Diri dengan Takwa

Bulletin al-Huda Edisi 091 – Dzulqaidah 1431 H

Sering kita mendengar ajakan dan seruan khotib jum’at atau penceramah untuk selalu bertakwa kepada Allah. Namun, kenyataannya kalimat ini (takwa) sangat mudah diucapkan oleh lisan tetapi sangat berat dilakukan oleh dan anggota badan. Buktinya, masih banyak tindak kemaksiatan yang terjadi dihadapan mata yang mengindikasikan tipisnya benteng ketakwaan pelakunya.

Sebenarnya, jika tahu berbagai rahasia agung di balik takwa tentu kita tidak akan bermalas-malasan dalam bertakwa kepada Allah pada setiap tempat dan waktu. Untuk itu, dengan memohon pertolongan dari Allah kami mengangkat masalah ini kehadapan pembaca. Semoga ketakwaan kita kita yang makin tipis ini menjadi lebih tebal, dengan izin Allah. Aamiin.

Pengertian Takwa

Takwa secara bahasa berasal dari kata waqo- yaqi- waqoyaatan yang berarti menjaga dan melindungi. Sedangkan maksud taqwallah adalah rasa takut kepada Allah dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. (Mu’jam al-Wasith: 1052, Lisan al-Arab: 15/404)

Baca selanjutnya…